Minggu, 25 November 2007

Apa itu Artemia?

Apa itu Artemia? Pertanyaan ini muncul terutama bagi kalangan yang belum mengenal dunia budidaya perairan. Artemia dikenal sebagai pakan utama dalam banyak kegiatan budidaya perairan. Banyak alasan yang menyebabkan Artemia dipilih sebagai pakan, antara lain: kandungan gizi yang tinggi, penyajiannya fleksibel (dari penyajiaan dalam bentuk fresh hingga dalam bentuk olahan lanjutan), setiap stadia dapat dipergunakan sebagi pakan (dari kista hingga tahap dewasa) dan kandungan gizinya dapat dimanipulasi (karena bersifat non-selective particle feeder).

Artemia termasuk filum Arthropoda, kelas Crustacea, ordo Anostraca, famili Artemiidae dan genus Artemia (Bougis,1979 dalam Isnansetyo dan Kurniastuty,1995). Berdasarkan reproduksi yang digunakan, Artemia dibedakan menjadi dua, yaitu biseksual (kawin) dan parthenogenesis (tidak kawin). Sampai saat ini, dari strain kawin, telah ditentukan 6 jenis Artemia yang dianggap mempunyai sifat genetik yang sama atau dikenal dengan sibling species. Spesies tersebut adalah Artemia salina, Artemia tunisiana, Artemia fransiscana, Artemia monica, Artemia persimilis, Artemia urmiana (Sorgeloos et al., 1986). Sedangkan untuk jenis yang tidak kawin, hanya dikenal satu jenis saja yaitu Artemia parthenogenetica (Mudjiman, 1989).

Daftar Pustaka:

Isnansetyo, A dan Kurniastuti. 1995. Pakan Alami untuk Pembenihan Organisme Laut. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Mudjiman, Ahmad. 1989. Udang Renik Air (Artemia salina). Penerbit Bharata, Jakarta.

Sorgeloos, P, P. Lavens, P. Leger, W. Tackaert dan D. Versichele. 1986. Manual for The Culture and Use of Brine Shrimp Artemia in Aquaculture. Artemia Reference Centre. State University of Ghent, Belgia.

Jumat, 16 November 2007

PERMASALAHAN DALAM BUDIDAYA RUMPUT LAUT

Permasalahan pasti dialami dalam setiap kegiatan budidaya secara umum. Hal ini sering mengakibatkan pelaku yang berkecimpung di dalamnya menghadapi kerugian secara material bahkan hingga menyebabkan suatu usaha budidaya gulung tikar. Hal ini juga berlaku pada kegiatan budidaya rumput laut.

Permasalahan yang sering dihadapi pelaku budidaya rumput laut secara umum meliputi hal-hal berikut:
  1. Serangan hama ikan Beronang (Siganus. sp) yang cukup tinggi.
  2. Beberapa jenis bibit yang digunakan tidak menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan yang kurang baik.
  3. Kurangnya pengawasan dan keterlibatan masyarakat.
  4. Hilangnya rakit tempat bergantung rumput laut karena terkena hempasan arus.
  5. Perawatan dari pengelola sehingga sering ditemukan rakit dalam kondisi kotor dan ditutupi oleh alga.
Permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan budidaya seharusnya tidak menyurutkan minat dan kemauan pelaku budidaya untuk terus bergerak dan melanjutkan aktivitas. Adanya permasalahan menuntut pelaku budidaya untuk lebih kreatif menciptakan ide-ide baru, sehingga permasalahan yang dihadapi dapat dipecahkan.

Selasa, 06 November 2007

Rumput Laut; Obat Alami dari Laut

Penemuan sejenis rumput laut spiral di tahun 1962 menggemparkan dunia. Hal ini karena diketahui bahwa 1 gr jenis rumput laut ini menyamai kombinasi 1000 gr dari berjenis-jenis sayur-sayuran, kandungan gizi paling kaya, paling lengkap, penyebaran gizinya yang paling stabil, terutama ini adalah makanan alkali, mengapa panjang umur penduduk Jepang menjadi juara dunia, mereka 1 tahun konsumsi 500 ton rumput laut spiral, bila mereka tour ke Tiongkok semua membawa serta rumput laut, menurut mereka dengan 8 gr rumput laut ini kita dapat bertahan hidup selama 40 hari, makanan angkasa zaman sekarang adalah rumput laut, bukanlah roti, pau dan lain sebagainya.
Bila Anda kurang gizi jangan lupa rumput laut ini, karena dapat stabilkan makanan dan sangat penting untuk penderita penyakit :
1. Penyakit pembuluh darah jantung dan otak, menurunkan tekanan darah dan lemak darah;
2. Penyakit kencing manis. Penyakit ini disebabkan kekurangan protein , vitamin. Rumput laut dapat memberi protein dan keunggulan utamanya adalah agar penderita kencing manis tidak terserang penyakit komlikasi, dapat makan minum normal seperti orang biasa. Penderita kencing manis kurang energi dan tidak boleh konsumsi gula, rumput laut ini adalah gula kering, setelah dimakan menambah energi. Selain itu, kadar gula darah penderita kencing manis tidak stabil, dengan konsumsi rumput laut dapat perlahan-lahan menghentikan obat, dan perlahan-lahan berhenti konsumsi rumput laut dan akhirnya dengan cara control makanan dan minuman;
3. Penyakit radang maag, rumput laut mengandung zat hijau daun dapat memulihkan selaput lendir lambung;
4. Penyakit hepatitis, setiap keluarga, saat makan harus pisah makanan. Harus waspadai, banyak orang kelihatannya sehat-sehat saja, Anda tidak mengetahui bahwa ternyata dia adalah penderita hepatitis. Rumput laut dapat mencegah agar penyakit tersebut tidak berkembang biak, kandungan asam aminonya yang kaya dapat memulihkan sel hati dan kandungan alkali empedunya dapat memulihkan fungsi hati, meningkatkan daya tahan tubuh, rumput laut spiral juga dapat mencegah radiasi yang sangat kuat, saat terjadi peledakan stasiun listrik nuklir di Rusia yang dibawa oleh bala bantuan dari Jepang adalah rumput laut ini. Radiasi membawa dampak yang sangar berat, rumah yang renovasi paling bahaya untuk orang tua, wanita hamil dan anak-anak, paling sedikit 1/2 tahun kemudian baru boleh ditempati, janganlah meremehkannya. Rumput laut yang telah diolah yang sangat murni dan kecil disebut "Zau Fu Kan" dapat anti radiasi, anti tumor, anti virus, anti oksidasi, meningkatkan daya tahan tubuh, Zao Fu Kan ini adalah satu-satunya yang dapat mencegah radiasi.